Ruang lingkup biologi meliputi objek biologi, tingkat organisasi kehidupan, permasalahan biologi, dan cabang-cabang biologi. Sebelum masuk ke materi pokok, alangkah lebih baiknya kita mengenal biologi itu sendiri ^_^
Biologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu bio berarti hidup dan logos berarti ilmu pengetahuan. Dengan demikian biologi dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup. Secara lebih lengkap, definisi biologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup dan kehidupannya baik yang ada sekarang maupun yang pernah hidup di masa lalu. Karena di dalam biologi tidak hanya membahas morfologi, anatomi, dan fisiologi makhluk hidup saja, tetapi cara hidupnya, cara beradaptasinya, dan habitatnya, serta tidak hanya makhluk yang hidup saat ini, yang pernah hidup di masa lalu pun dipelajari, misalnya dinosaurus yang hidup jutaan tahun lalu dan kini sudah punah. Makhluk hidup adalah ciptaan Tuhan yang memiliki ciri hidup. Sebagaimana kita ketahui, ciri-ciri hidup diantaranya:
- Mempunyai sel
- Melakukan metabolisme
- Tumbuh dan berkembang biak
- Bergerak
- Bernafas
- Memerlukan makan / nutrisi
- Mengeluarkan zat sisa metabolisme (Ekskresi)
- Berkembangbiak
- Beradaptasi
- Menanggapi rangsang (Iritabilitas)
Biologi disebut sebagai sebuah ilmu bukan pengetahuan karena di dalam ilmu terdapat objek, tahapan yang sistematis, analisis, dan bersifat universal, bukan sekedar tahu tetapi tidak detail, artinya tidak dapat diuji karena hanya tahu. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri ilmu biologi adalah :
- Terdapat Objek
- Terdapat Metode
- Sistematis
- Analisis
- Verifikatif (Dapat diuji kembali)
- Objektif
- Masuk akal
1. OBJEK BIOLOGI
Objek biologi adalah semua makhluk hidup, mulai dari tingkat atom, molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, ekosistem, ekosfer, bioma, dan biosfer.
Menurut Biological Science Curriculum Study (BSCS), biologi memiliki objek berupa kingdom (Kerajaan), yaitu Animalia (Hewan), Plantae (Tumbuhan), dan Protista (Makhluk hidup mirip hewan atau tumbuhan).
2. TINGKAT ORGANISASI KEHIDUPAN
1. Sel
Sel adalah unit terkecil makhluk hidup yang menyusun tubuh makhluk hidup. Artinya setiap makhluk hidup tersusun dari sel. Tanpa sel makhluk tersebut tidak bisa dikatakan makhluk hidup, karena di dalam sel terjadi reaksi-reaksi kimia (metabolisme) sehingga setiap makhluk hidup dapat hidup. Di dalam sel terjadi reaksi dalam respirasi, proses untuk menghasilkan energi yang digunakan untuk bergerak, sintesis protein, reaksi terhadap benda-benda asing yang masuk ke dalam tubuh, dan lain-lain. Maka sesungguhnya hal itu menunjukkan ciri makhluk hidup yang seyogyanya dilakukan oleh sel itu sendiri. Sel-lah yang pertama kali mengawali aktivitas makhluk hidup. Jadi, sel merupakan penyusun tubuh makhluk hidup dan yang mengawali segala aktivitas makhluk hidup.
Sel tersusun atas komponen abiotik. Salah satunya di dalam sel terdapat sitoplasma yang berbentuk cairan. Air tersusun dari molekul H2O yang juga merupakan komponen abiotik. Mengapa kemudian dari abiotik dapat menjadi biotik yang bahkan memberi kehidupan terhadap setiap makhluk hidup? Banyak para ahli yang meneliti pertanyaan ini dan semuanya tidak dapat menyangkal bahwa jawaban pertanyaan ini adalah kekuasaan sang Pencipta, Allah SWT.. (Teori Penciptaan) yang memberi nyawa kepada setiap makhluk hidup.
2. Jaringan
Jaringan adalah kumpulan sel-sel yang memiliki fingsi dan bentuk yang sama. Jaranya ingan pada manusia diantaranya jaringan epitelium, jaringan ikat, jaringan otot, jaringan tulang, jaringan saraf, dan lain-lain. Pada hewan diantaranya jaringan epitelium, otot, ikat, tulang, dan saraf. Sedangkan pada tumbuhan diantaranya epidermis, parenkima, kolenkima, sklerenkima, endodermis, dan pengangkut ( xilem dan floem).
3. Organ
Organ yaitu jaringan yang bersatu dan menjalankan fungsi tertentu yang saling bekerjasama. Contoh organ diantaranya jantung, paru-paru, lambung, hati, ginjal, dan sebagainya.
4. Sistem organ
Sistem organ yaitu organ-organ yang saling bekerja sama membentuk sistem untuk menjalankan suatu fungsi tertentu. Manusia dan hewan memiliki sistem organ, tetapi tumbuhan tidak memiliki sistem organ. Contoh sistem organ adalah sistem pencernaan, sistem pernafasan, sistem transportasi, dan sistem reproduksi.
5. Individu (Organisme)
Bemacam-macam sistem organ akan membentuk individu. Individu (Organisme) adalah makluk hidup tunggal dna berdiri sendiri.
6. Populasi
Populasi adlah kumpulan individu sejenis yang menempati suatu daerah tertentu pada tempat dan waktu yang sama. Contohnya terdapat 100 ayam di halaman rumah disebut populasi ayam, 10 tangkai mawar disebut populasi mawar, dan lain-lain.
7. Komunitas
Komunitas adalah keseluruhan populasi makhluk hidup yang hidup di suatu tempat tertentu dan saling berinteraksi. Contohnya komunitas sawah, terdiri dari populasi padi, ulat, belalang,dan tikus.
8. Ekosistem
Ekosistem adalah hubungan timbal balik / interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya atau antara komunitas dengan komponen abiotiknya. Kita mengenal beberapa macam ekosistem diantaranya ekosistem dataran rendah, ekosistem pegunungan, ekosistem perairan tawar, dan ekosistem laut.
9. Bioma
Bioma adalah kumpulan ekosistem dalam skala luas yang memiliki ciri khas. Menurut garis lintang, kita mengenal 6 bioma, diantaranya bioma padang rumput, gurun, hutan gugur, hutan hujan tropis, taiga, dan bioma tundra.
10. Biosfer
Biosfer adalah lapisan di muka bumi tempat terdapatnya makhluk hidup.
3. PERMASALAHAN BIOLOGI
- Sains sebagai proses inquiry (penemuan)
- Sejarah konsep biologi
- Evolusi
- Keanekaragaman dan keseragaman
- Genetika dan Kelangsungan hidup
- Organisme dan lingkungan
- Perilaku makhluk hidup
- Struktur dan fungsi
- Regulasi (pengaturan)
4. CABANG BIOLOGI
- Botani : Ilmu yang mempelajari seluk beluk tumbuhan
- Zoologi : Ilmu yang mempelajari seluk beluk hewan
- Mikrobiologi : Ilmu yang mempelajari jasad renik
- Mikologi : Ilmu yang mempelajari seluk beluk jamur
- Genetika : Ilmu yang mempelajari pewarisan sifat suatu makhluk hidup kepada keturunannya
- Ekologi : Ilmu yang mempelajari hubungan makhluk hidup dan lingkungannya
- Anatomi : Ilmu yang mempelajari susunan bagian dalam tubuh makhluk hidup
- Morfologi : Ilmu yang mempelajari bentuk luar tubuh makhluk hidup
- Fisiologi : Ilmu yang mempelajari tentang faal / fungsi kerja tubuh
- Taksonomi : Ilmu yang mempelajari klasifikasi makhluk hidup
- Epidemiologi : Ilmu yang mempelajari tentang penularan penyakit
- Evolusi : Ilmu yang mempelajari perubahan struktur tubuh makhluk hidup secara perlahan-lahan dalam waktu yang lama
- Histologi : Ilmu yang mempelajari tentang jaringan
- Sitologi : Ilmu yang mempelajari tentang sel
- Enzimologi : Ilmu yang mempelajari tentang enzim
- Sanitasi : Ilmu yang mempelajari tentang kesehatan lingkungan
- Virologi : Ilmu yang mempelajari tentang virus
- Organologi : Ilmu yang mempelajari tentang organ
- Patologi : Ilmu yang mempelajari tentang penyakit dan pengaruhnya bagi manusia
- Ornitologi : Ilmu yang mempelajari tentang burung
Nah, cukup sampai disini dulu pembahasan tentang ruang lingkup biologi. Semoga bermanfaat untuk para pembaca (yang baik hati dan rajin menabung. Hehehe :D) ^_^)/
Kritik dan saran sangat membantu untuk saya pribadi :) Syukron Katsiron :)

.jpg)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar